Toponimi Kawasan Penduduk di Kenagarian Tanjung Gadang Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung

Keywords

toponimi
nama
arti
leksikal
kultural
asal-usul
klasifikasi

How to Cite

Juniarti, S. P., Nadra, N., & Darmawan, A. (2022). Toponimi Kawasan Penduduk di Kenagarian Tanjung Gadang Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung. Puitika, 18(2), 75–89. https://doi.org/10.25077/puitika.18.2.66-79.2022

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih sedikitnya penelitian toponimi yang dilakukan di daerah Sumatera Barat. Penelitian toponimi di Kenagarian Tanjung Gadang difokuskan pada nama-nama kawasan tempat tinggal penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan arti leksikal dan arti kultural penamaan kawasan penduduk di Kenagarian Tanjung Gadang dan (2) mengklasifikasikan nama kawasan penduduk di Kenagarian Tanjung Gadang berdasarkan asal-usul penamaan.

Dalam pemecahan masalah penelitian ini, terdapat tiga tahap strategis yang dilakukan, yaitu penyediaan data, penganalisisan data, dan penyajian hasil analisis data. Metode dan teknik penyediaan data yang digunakan adalah metode cakap dan metode simak. Dalam analisis data digunakan metode padan translasional dan padan referensial. Selanjutnya, dalam penyajian hasil analisis data digunakan metode informal.

Berdasarkan analisis data yang dilakukan, didapatkan arti leksikal dan arti kultural nama kawasan tempat tinggal penduduk di Kenagarian Tanjung Gadang. Nama-nama kawasan tempat tinggal penduduk di Kenagarian Tanjung Gadang diklasifikasikan menjadi tujuh kelompok. Pengklasifikasian tersebut, antara lain pengklasifikasian nama berdasarkan topografi, tumbuhan, suku masyarakatnya, fungsi daerah, peristiwa yang terjadi, posisi, dan nama binatang.

https://doi.org/10.25077/puitika.18.2.66-79.2022

References

Ariani, Dwi Intan. 2021. “Nama-nama Daerah di Nagari Sumpur Kudus Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung: Tinjauan Antropolinguistikâ€. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Andalas.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. “Kamus Besar Bahasa Indonesia V Daringâ€. https://kbbi.kemdikbud.go.id/

Bapayuang, Yos Magek. 2015. Kamus Baso Minangkabau. Jakarta: Citra Harta Prima.

Chaer, Abdul. 2013. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Humaidi, dkk. 2021. “Bentuk Satuan Kebahasaan dan Makna Toponimi Nama Desa di Wilayah Kabupaten Tabalongâ€. Jurnal Basataka (JBT), 4(1), 30-40.

Muhidin, Rahmat. 2021. “Pemberian Nama Desa atau Kampung di Kabupaten Musi Rawas: Suatu Kajian Toponimi Daratanâ€. Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra (SEMANTIKS), 563-576.

Oktavianti, Siska. 2018. “Nama-nama Daerah di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok: Tinjauan Antropolinguistikâ€. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Andalas.

Putri, Jossy Fadilla. 2020. “Penamaan Daerah di Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan: Tinjauan Etimologi dan Semantikâ€. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Andalas.

Rais, Jacub dkk. 2008. Toponimi Indonesia: Sejarah Budaya yang Panjang Dari Pemukiman Manusia dan Tertib Administrasi. Jakarta: Pradnya Paramita.

Saydam, Gouzali. 2004. Kamus Lengkap Bahasa Minang. Padang: Pusat Pengkajian Islam dan Minangkabau (PPIM) Sumatera Barat.

Subroto, Edi. 2011. Pengantar Studi Semantik dan Pragmatik (Buku 1 Pengantar Studi Semantik). Surakarta: Cakrawala Media.

Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Zuriati, dan Ivan Adilla. 2020. “Asal-usul Nama-nama Nagari di Wilayah Darek Minangkabauâ€. Dalam Pengkajian Sastra Lisan di Sumatera Barat. 185-205. Padang: Ruang Kerja Budaya.

Creative Commons License

Puitika publishes its articles under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, with copyright held by the author(s). This means anyone can copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided they give appropriate credit to the original author(s) and Puitika, link to the license, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.

If accepted, authors will receive a Letter of Acceptence (LoA).