Intertekstualitas Puisi “Negeri Para Bedebah” Karya (Adhie Massardi) Terhadap Novel Negeri Para Bedebah Karya (Tere Liye): Telaah Intertekstual Julia Kristeva

Keywords

intertekstualitas
karya sastra
negeri para bedebah

How to Cite

Ainun, N., Sudarmoko, S., & Zurmailis, Z. (2022). Intertekstualitas Puisi “Negeri Para Bedebah” Karya (Adhie Massardi) Terhadap Novel Negeri Para Bedebah Karya (Tere Liye): Telaah Intertekstual Julia Kristeva. Puitika, 18(1), 46–58. https://doi.org/10.25077/puitika.18.1.49-60.2022

Abstract

Objek penelitian yang digunakan ada dua, yaitu puisi “Negeri Para Bedebah†karya Adhie Massardi dan novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan teori intertekstual, yaitu melihat bahwa karya sastra yang tercipta mempunyai hubungan dengan teks yang lahir sebelumnya dan mempunyai hubungan dengan latar sosial penciptaan karya. Adapun tujuan penelitian ini adalah melihat keterkaitan antar kedua karya yang dijadikan objek dalam penelitian ini. Dengan begitu, maka dilakukan analisis tekstual antara kedua karya untuk melihat makna yang dihadirkan kedua teks. Kemudian, analisis tersebut dihubungkan dengan teks sosial dan sejarah zaman tempat dihasilkannya karya.

Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa kedua karya ini mempunyai judul yang sama tapi dengan isi yang berbeda. Hal tersebut terjadi karena tahun dan konflik latar belakang penciptaan karyanya hampir bersamaan. Adapun hasil dari penelitian yang dilakukan bahwa kedua karya sastra ini tidak saling memengaruhi. Dengan kata lain, karya yang lahir sesudahnya tidak merupakan transformasi dari karya sebelumnya. Akan tetapi, karya sesudahnya terinspirasi dari karya sebelumnya. 

Objek penelitian yang digunakan ada dua, yaitu puisi “Negeri Para Bedebah†karya Adhie Massardi dan novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan teori intertekstual, yaitu melihat bahwa karya sastra yang tercipta mempunyai hubungan dengan teks yang lahir sebelumnya dan mempunyai hubungan dengan latar sosial penciptaan karya. Adapun tujuan penelitian ini adalah melihat keterkaitan antar kedua karya yang dijadikan objek dalam penelitian ini. Dengan begitu, maka dilakukan analisis tekstual antara kedua karya untuk melihat makna yang dihadirkan kedua teks. Kemudian, analisis tersebut dihubungkan dengan teks sosial dan sejarah zaman tempat dihasilkannya karya.

Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa kedua karya ini mempunyai judul yang sama tapi dengan isi yang berbeda. Hal tersebut terjadi karena tahun dan konflik latar belakang penciptaan karyanya hampir bersamaan. Adapun hasil dari penelitian yang dilakukan bahwa kedua karya sastra ini tidak saling memengaruhi. Dengan kata lain, karya yang lahir sesudahnya tidak merupakan transformasi dari karya sebelumnya. Akan tetapi, karya sesudahnya terinspirasi dari karya sebelumnya.

https://doi.org/10.25077/puitika.18.1.49-60.2022

References

Liye, Tere. 2021. Negeri Para Bedebah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Putra, Esha Tegar. 2012. “Reproduksi Teks dari Seni Rupa ke Puisi dalam Kumpulan Puisi Buli-buli Lima Kaki Karya Nirwan Dewanto, Kajian Intertekstualitasâ€. Skripsi. Universitas Andalas.

Sonia. 2019. “Ideologeme Cerita Rakyat Kuau dan Turu Gouk-goukâ€. Skripsi. Universitas Andalas.

Ratna, Nyoman Kutha. 2009. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Profil – Adhe M Massardi. https://m.merdeka.com/adhie-m-massardi/profil/ (diakses pada 6 November 2021).

Biografi Tere Liye https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/16762/05.4%20bab%204.pdf?seque ce=7&isAllowed=y (diakses pada 7 Desember 2021).

Enam Peristiwa Terpanas 2009. https://www.liputan6.com/news/read/256895/enam-peristiwa terpanas-2009 (diakses pada 4 Februari 2022).

Kilas Balik Kasus Bank Century. https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2014/07/140716_bankcentury_101 (diakses pada 4 Februari 2022).

Creative Commons License

Puitika publishes its articles under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, with copyright held by the author(s). This means anyone can copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided they give appropriate credit to the original author(s) and Puitika, link to the license, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.

If accepted, authors will receive a Letter of Acceptence (LoA).