Transformasi Makna dalam Naskah Penjual Bendera karya Wisran Hadi Analisis Intertekstual Julia Kristeva

How to Cite

Muhammad, F., Zurmailis, Z., & Fadillah, F. (2021). Transformasi Makna dalam Naskah Penjual Bendera karya Wisran Hadi Analisis Intertekstual Julia Kristeva. Puitika, 17(2), 85–98. https://doi.org/10.25077/puitika.17.2.85-98.2021

Abstract

Transformasi dalam konteks karya sastra merujuk pada pergantian wujud dari satu teks ke teks yang lain. Transformasi di dalam teks disusun layaknya kutipan mozaik. Teks merupakan penyerapan serta transformasi dari teks yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi makna yang terjadi dalam naskah Penjual Bendera karya Wisran Hadi. Penelitian ini menggunakan teori intertekstualitas yang digagas oleh Julia Kristeva. Dalam penelitian ini, pada naskah Penjual Bendera karya Wisran Hadi terdapat teks sosial dan kesejarahan masyarakat indonesia. Ada dua langkah dalam menemukan ideologeme melalui analisis suprasegmental dan intertekstual. Proses dalam ideolegeme diantaranya adalah oposisi, transformasi dan transposisi. Penelitian ini menggunakan metode teknik pengumpulan data dan studi pustaka. Tranformasi makna yang terdapat dalam naskah penjual bendera adalah makna bendera yang pada awalnya merdeka atas perjuangan dari penjajahan bertransormasi menjadi merdeka atas kesejahteraan keluarga kemudian bertransformasi lagi menjadi merdeka atas kebebasan berpendapat, berfikir dan eksistensi diri.

https://doi.org/10.25077/puitika.17.2.85-98.2021

References

Aditya, D. (2018). “Pandangan Dunia Wisran Hadi Dalam Naskah Drama Jalan Lurus Tinjauan Strukturalisme Genetikâ€. Skripsi. Padang: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Birowo, P. (2014). "Teater ‘Tanpa-Kata’ dan ‘Minim-Kata’ di Kota Padang Dekade 90-an dalam Tinjauan Sosiologi Seni." Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 16(2), 314–335

Briliandi, Lugas Ikhtiar. 2019. "Alur Dan Karakter Tokoh Dalam Teks Drama Penjual Bendera".Skripsi. Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.

Khotimah, Septi Khusnul. 2010. "Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Novel Negeri 5 Menara Karya A. Fuadi". Surakarta. Fakultas Agama Islam. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses melalui https://eprints.ums.ac.id/ pada tanggal 3 februari 2022.

Kristeva, Julia. 1980. Desire Language: A Semiotic to Literature and Art (T. Gora, A. Jardin dan L.S. Roudiez, penerjemah dan Leon S. Roudiez, editor: New York Columbia University.

Najoan, Stephanie Jill. 2011. "Transformasi Sebagai Strategi Desain". Jurnal Media Matrasain Vol 8 No 2. dikses pada tanggal 3 Februari 2022 .

Nasri, Daratullaila. 2017. "Oposisi Teks Anak dan Kemenakan Karya Marah Rusli: Kajian Intertekstual Julia Kristeva. Jurnal Kandai, diakses melalui http. Vol 13(2), 205-222 pada tanggal 3 Februari 2022.

Nia, Kurnia. 2017. â€Ideologome Novel Memang Jodoh Karya Marah Rusli Kajian Intertekstual Julia Kristevaâ€. Diploma Tesis. Padang: Universitas Andalas.

Ramadhan, Nurwahid. 2016. "Hikayat Sultan Ibrahim Ibn Adham Analisis Intertekstual Julia Kristeva". Skripsi. Universitas Gajah Mada diakses melalui https://etd.repository.ugm.ac.id/.

Sahrul, N. (2015). “Estetika Struktur Dan Estetika Tekstur Pertunjukan Teater Wayang Padang Karya Wisran Hadiâ€. Disertasi. Surakarta: Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia (Isi).

Septiyani, Viandika Indah. 2019. "Oposisi dalam Novel Rahuvuna Tattwa Karya Agus Sunyoto: Analisis Intertekstual Julia Kristeva. Jurnal Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Vol 9 No 2. diakses melalui 3 Februari 2022.

Sudiro,Satoto. 2000. Telaah Drama Indonesia 1. Surakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sonia. 2019. "Ideologeme Cerita Rakyat "Kuau" dan "Turu" Gouk-Gouk". Skripsi. Padang: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Sofia, M. (2010). "Wisran Hadi: Biografi Seorang Sastrawan 1972-2010." Padang: Universitas Andalas.

Syafril. 2017. Kajian Budaya Teater Postmedern Indonesia". Padang: CV Rumah Kayu Pustaka Utama.

Yusrizal KW https://yusrizalkw.wordpress.com/2010/10/21/mengganggu-pikiran-dengan-kata/

Creative Commons License

Puitika publishes its articles under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, with copyright held by the author(s). This means anyone can copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided they give appropriate credit to the original author(s) and Puitika, link to the license, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.

If accepted, authors will receive a Letter of Acceptence (LoA).