Variasi Bahasa Minangkabau Di Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota: Tinjauan Dialektologi

Keywords

dialektologi
variasi leksikal
bahasa Minangkabau

How to Cite

Ariesty, A., Nadra, N., & Noviatri, N. (2022). Variasi Bahasa Minangkabau Di Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota: Tinjauan Dialektologi. Puitika, 17(1), 1–14. https://doi.org/10.25077/puitika.17.1.1-14.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan variasi leksikal yang terdapat dalam bahasa Minangkabau di Kecamatan Mungka; 2) Memetakan variasi leksikal yang terdapat dalam bahasa Minangkabau di Kecamatan Mungka; 3) Menghitung persentase variasi leksikal yang terdapat dalam bahasa Minangkabau di Kecamatan Mungka. Metode dan teknik penyediaan data yang digunakan adalah metode cakap dengan teknik dasar: teknik pancing dan teknik lanjutan, yakni teknik cakap semuka, teknik rekam, dan teknik catat. Dalam analisis data digunakan metode padan translasional dan padan referensial dengan teknik pilah unsur penentu (PUP) sebagai teknik dasar dan hubung banding membedakan sebagai teknik lanjutan. Selanjutnya, dalam penyajian analisis data digunakan metode formal dan informal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, (1) terdapat 130 variasi leksikal dari 600 daftar pertanyaan yang diajukan kepada informan di Kecamatan Mungka. (2) sebanyak 130 data yang berbeda tersebut kemudian dipetakan dalam bentuk peta lambang. (3) Hasil penghitungan dialektometri variasi leksikal bahasa Minangkabau yang ditemukan di Kecamatan Mungka termasuk ke dalam kategori tidak ada pembeda, dengan hasil persentase sebanyak 6%―18,5%. Dari hasil presentase tersebut, daerah yang tidak menunjukkan perbedaan disebabkan oleh luas daerah yang tidak begitu besar, masyarakatnya pun mudah berkomunikasi dengan masyarakat daerah lain, sehingga bahasa Minangkabau yang digunakan tidak terlalu banyak memiliki perbedaan.

https://doi.org/10.25077/puitika.17.1.1-14.2021

References

Amri, Ulil, Nadra Nadra, dan Muhammad Yusdi.2020. “Variasi Leksikal Bahasa

Minangkabaudi Nagari Tuo Parianganâ€, Nusantara: Jurnal Ilmu

Pengetahuan Sosial, 7(1),52-78.

Ayatrohaedi. 1983. Dialektologi:Sebuah Pengantar. Jakarta: Pusat Pembinaan dan

Pengemban Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Badan Pusat Statistik Kecamatan Mungka. 2019. Kecamatan Mungka dalam Angka

Kecamatan Mungka: Badan Pusat Statistik Kecamatan Mungka.

Badan Pusat Statistik Kecamatan Mungka. 2020. Kecamatan Mungka dalam Angka

Kecamatan Mungka: Badan Pusat Statistik Kecamatan Mungka.

Badan Pusat Statistik Kecamatan Mungka. 2021. Kecamatan Mungka dalam angka

Kecamatan Mungka: badan Pusat Statistik Kecamatan Mungka.

Chaer, Abdul. 2007. Leksikologi dan Leksikografi Indonesia. Jakarta: Rineka

Cipta.

Mahsun.1995. Dialektologi Diakronis: sebuah pengantar. Yongyakarta: Gadjah

Mada University press.

Ikhsan, Teguh Al. 2013. “Pemetaan Bahasa Minangkabau di Kabupaten 50 Kota

Bagian Barat (Tinjauan Geografi Dialek)â€. Skripsi. Padang: Fakultas Ilmu

Budaya Universitas Andalas.

Nadra dan Reniwati. 2009. Dialektologi: Teori dan Metode. Yogyakarta: CV

Almatera Publishing.

Nesti,Meksi Rahma.2015. “Variasi Leksikal Bahasa Minangkabau di Kabupaten

Pesisir Selatanâ€. Skripsi. Padang: Fakultas Ilmu Budaya Universitas

Andalas.

Nofria, Mega. 2013. “Variasi Fonologis dan Leksikal Bahasa Minangkabau di

Kabupaten 50 Kota Bagian Timurâ€. Skripsi pada Jurusan Sastra Indonesia,

Fakultas Ilmu Budaya,Universitas Andalas.

Marwati, Sofia dan Nadra Nadra. 2019. “Conservative and Innovative Isolects of

Minangkabau Language at X Koto Singkarak Subdistrict: Dialectological

Studiesâ€. Proceedings of 263nd The IIER International Conference, Zurih,

Switzerland, 16th-17th November.

Creative Commons License

Puitika publishes its articles under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, with copyright held by the author(s). This means anyone can copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided they give appropriate credit to the original author(s) and Puitika, link to the license, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.

If accepted, authors will receive a Letter of Acceptence (LoA).