Variasi Leksikal Bahasa Minangkabau di Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar: Tinjauan Dialektologi

Keywords

variasi
leksikal
bahasa Minangkabau
subdialek
tidak ada perbedaan

How to Cite

Pujiama, S. O., Nadra, N., & Usman, F. (2021). Variasi Leksikal Bahasa Minangkabau di Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar: Tinjauan Dialektologi. Puitika, 17(1), 33–50. https://doi.org/10.25077/puitika.17.1.33-50.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuanuntukmendeskripsikan varaisi leksikal bahasa Minangkabau Isolek Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat yang meliputi lima titik pengamatan yaitu Nagari Labuah (TP 1), Nagari Parambahan (TP 2), Nagari Cubadak (TP 3), Nagari Lima Kaum (TP 4), dan Nagari Baringin (TP 5). Dalam mendeskripsikan varaisi leksikal, data penelitian dikumpulkan dengan metode cakap semuka dengan teknik lanjutannya teknik pancing disertai dengan teknik catat dan teknik rekam. Data dianalisis dengan metode padan referensial dan metode padan translasional yang dilakukan dengan teknik dasar teknik pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan teknik hubung banding membedakan (HBB). Tahap penyajian hasil analisis data menggunakan metode formal dan metode informal. Perhitungan perbedaan leksikal antartitik pengamatan dilakukan dengan menerapkan rumus dialektometri. Temuan-temuan hasil penelitian berupa 210 variasi leksikal dari 692 daftar tanyaan yang digunakan.

 

https://doi.org/10.25077/puitika.17.1.33-50.2021

References

Aldrizi, S. 2021. "Pemetaan Variasi Leksikal Bahasa Minangkabau di Nagari Tertua dan di Perbatasan Kabupaten Lima Puluh Kota: Tinjauan Dialektologi". Padang: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Amri dkk.2020. "Variasi Leksikal Bahasa Minangkabau di Nagari Tuo Pariangan". Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, Vol. 7, No. 1 Tahun 2020, diakses melalui available online https://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/nusantara/index, pada tanggal 26 November 2021 pukul 09:57.

Badan Pusat Statistik. 2020. Kecamatan Lima Kaum dalam Angka: BPS Kecamatan Lima Kaum.

Badan Pusat Statistik. 2021. KabupatenTanahDatardalamAngka:BPSKabupatenTanah Datar.

Efendi, Wahyuni, 2016. "Variasi Fonologis dan Variasi Leksikal Bahasa Melayu Jambi di Kabupaten Bungo Bagian Timur" (Tinjauan Geografi Dialek)". Padang: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Junaidi dkk. 2016. "Variasi Inovasi Leksikal Bahasa Melayu Riau di Kecamatan Pulau Merbau". Jurnal Pustaka Budaya, Vol. 3, No. 1 Januari 2016, diakses melalui https://docplayer. info/105548957-Jurnal-pustaka-budaya-vol-3-no-1-januari 2016- variasi- inovasi- leksikal- bahasa- melayu- riau- di- kecamatan- pulau merbau. html, diaskes pada tanggal 28 Desember 2021, pukul 12.00 WIB

Keraf, Gorys. 1984. Linguistik Bandingan Historis. Jakarta: Gramedia.

Nadra. 2006. Rekonstruksi Bahasa Minangkabau. Padang: Andalas University Press.

Nadra dan Reniwati. 2009. Dialektologi Teori dan Metode. Yogyakarta: Elmatera Publishing.

Nesti, M.R. 2016. Variasi Leksikal Bahasa Minangkabau Di Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Arbitrer, 3(1),46. https://doi.org/10.25077/ar.3.1.46-61.2016 diakses pada tanggal 10 Desember 2021, pukul 11.00WIB.

Parera, J. D. 1991. Kajian Linguistik Umum Historis Komperatif dan Tipologi Struktural. Jakarta: Erlangga.

Rahayu, M. 2019. "Variasi Leksikal Bahasa Minangkabau di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar". Padang: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Reniwati, Noviatri, Aslinda, M. 2016. Bahasa Minangkabau di Daerah Rantau Malaysia: Kajian Dialektologis. Jurnal Arbitrer. July, 1-7, diakeses melalui https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=BAHASAS+MINANGKABAU+DI+DAERAH+ASAL+DENGAN+BAHASA+MINANGKABAU+DI+DAERAH+RANTAU+MALAYSIA%3A+KAJIAN+DIALEKTOLOGI&btnG= pada tanggal 26 November 2021 pukul 10.00.

Sariono, A. 2016. Pengantar Dialektologi. Yogyakarta: Centerfor Academic Publishing Service.

Sofia dan Nadra. 2019. â€Coservative and Innovative Isolects of Minangkabau Language At X Koto Singkarak Sub-District: Dialektological Studiesâ€.

Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Duta Wacana University Press.

Zulaeha, I. 2010. Dialektologi Dialek Geografi dan Dialek Sosial. Yogyakarta: Graha Ilmu

Creative Commons License

Puitika publishes its articles under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, with copyright held by the author(s). This means anyone can copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided they give appropriate credit to the original author(s) and Puitika, link to the license, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.

If accepted, authors will receive a Letter of Acceptence (LoA).