Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kaitan konflik batin tokoh utama dengan pengarang pada novel Lampuki karya Arafat Nur. Untuk mendapatkan hasil tersebut digunakan teori psikologi sastra dengan menggunakan teori psikoanalisis Jacques Lacan. Metode penelitian yang digunakan analisis deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan data-data yang sudah diidentifikasi melalui proses pembacaan berulang-ulang.
Dalam analisis deskriptif ini, data yang diperoleh dicatat dan dipilih berdasarkan masalah yang akan dibahas. Analisisnya dilakukan dengan menganalisis dan mendeskripsikan beberapa unsur struktural dalam cerpen kemudian dilanjutkan dengan menganalisis konflik batin yang dialami oleh tokoh utama. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa bentuk konflik batin tokoh utama dalam novel Lampuki terjadi disebabkan oleh kegelisahan dan ketakukan yang dipicu oleh lingkungan sekitar dan orang yang berada di dekatnya. Novel ini juga merupakan bentuk refleksi dari pengalaman hidup pengarang yang tumbuh saat gejolak politik yang terjadi di Aceh.
References
Minderop, Albertine. 2010. Metode Karakterisasi Telaah Fiksi. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Nur, Arafat. 2011. Lampuki. Bandung: Serambi
Nurgiyantoro, Burhan. 2007. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Tarigan, H.G. 2011. Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa Thahar.
Wellek, Rene dan Warren Austin. 1989. Teori Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia
Wicaksono, Andri. 2017. Pengkajian Prosa Fiksi (Edisi Revisi). Yogyakarta: Garudhawaca.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2022 Rega Maulana Alfajri, Ivan Adilla, Zurmailis Zurmailis
