Kritik Sosial pada Cerpen Makhluk di Belakang Rumah Karya Pramoedya Ananta Toer

Keywords

cerpen
kritik sosial
sosiologi sastra

How to Cite

Septriani, H. (2024). Kritik Sosial pada Cerpen Makhluk di Belakang Rumah Karya Pramoedya Ananta Toer. Puitika, 20(2), 93–103. https://doi.org/10.25077/puitika.v20i2.657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi representasi nilai-nilai kritik sosial yang muncul pada cerpen Makhluk di Belakang Rumah karya Pramoedya Ananta Toer melalui tinjauan sosiologi sastra. Keadaan sosial yang digambarkan dalam sebuah karya sastra dapat menjadi penanda penting realitas yang terjadi pada masa karya tersebut diciptakan oleh pengarangnya. Melalui karyanya, pengarang ingin menyampaikan kritik sosial terhadap berbagai kesenjangan yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, tulisan ini juga akan menguraikan gambaran kondisi sosial masyarakat di dalam cerita dan fenomena sosial pada masyarakat yang ditunjukkan pada masa setelah revolusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan dan simak catat dari korpus yang digunakan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca keseluruhan cerita dari cerpen, membuat kategori, dan menganalisis nilai-nilai kritik sosial yang tergambar di dalamnya. Berdasarkan hasil penelitian ditunjukkan representasi keadaan sosial masyarakat yang terdapat pada cerita Makhluk di Belakang Rumah dan nilai-nilai kritik sosial yang terkandung di dalam cerpen seperti kritik sosial moral, kritik sosial pendidikan dan eksploitasi anak, kritik sosial terhadap nilai-nilai kemanusiaan, dan kritik sosial nilai moral.

https://doi.org/10.25077/puitika.v20i2.657

References

Abdulkadir, M. (2005). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. PT. Citra Aditya Bakti.

Damono, S. D. (1978). Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar Ringkas. Pusat Pembinaan dan

Pengembangan Bahasa.

Esten, M. (1978). Kesusastraan : Pengantar Teori & Sejarah. Angkasa.

Mahsun. (2017). Metode Penelitian Bahasa (Tahapan, Strategi, Metode, dan Teknik)

(Ketiga). Raja Grafindo Persada.

Rahmawati, R., & Christiani, L. (2019). Produktivitas Karya Pramoedya Ananta Toer

Menggunakan Analisis Bio-Bibliometriks. Jurnal Ilmu Perpustakaan , 8(3), 148–157.

Soekanto, S., & Sulistyowati, B. (2018). Sosiologi : Suatu Pengantar. Raja Grafindo

Persada.

Sudaryanto. (2016). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Universitas Sanata

Dharma.

Susan, N. (2009). Sosiologi Konflik dan Isu-Isu Konflik Kontemporer. Kencana.

Susanti, W., & Nurmayani, E. (2020). Kritik Sosial dan Kemanusiaan dalam Lirik Lagu

Karya Iwan Fals. Sebasa : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 1–8.

Sutejo, & Abdulrois, M. A. (2015). Jejak Nasionalisme dalam Novel Rahuvana Tattwa

Karya Agus Sunyoto. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 2(1), 70–79.

Toer, P. A. (2002). Cerita dari Jakarta. Hasta Mitra.

Wellek, R., & Warren, A. (1994). Teori Kesusastraan. Gramedia Pustaka Utama.

Wiyatmi. (2013). Sosiologi Sastra. Kanwa Publisher.

Yulianto, A. (2021). Kritik Sosial dalam Novel Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata.

Tuah Talino: Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 15(1).

Creative Commons License

Puitika publishes its articles under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, with copyright held by the author(s). This means anyone can copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided they give appropriate credit to the original author(s) and Puitika, link to the license, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.

If accepted, authors will receive a Letter of Acceptence (LoA).