Abstract
Kato pasambahan merupakan bentuk sastra lisan Minangkabau yang digunakan dalam berbagai upacara adat resmi dan memiliki karakteristik bahasa yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompleksitas struktur sintaksis dalam kato pasambahan Minangkabau serta mengungkap fungsi linguistik dan sosial budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa teks kato pasambahan Minangkabau yang diperoleh melalui studi pustaka dan dokumentasi dari sumber-sumber tertulis yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik pembacaan cermat dan pencatatan terhadap satuan sintaksis berupa frasa, klausa, dan kalimat. Analisis data mengacu pada teori sintaksis bahasa Indonesia, khususnya kalimat majemuk, hubungan antarklausa, dan struktur kalimat majemuk bertingkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kato pasambahan didominasi oleh penggunaan kalimat majemuk setara dan bertingkat, struktur paralel, elipsis, inversi, serta konstruksi pasif yang berfungsi memperhalus tuturan dan menunda penyampaian maksud utama. Kompleksitas struktur sintaksis tersebut mencerminkan strategi kesantunan, penghormatan terhadap hierarki sosial, serta penegasan nilai adat dalam masyarakat Minangkabau.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2026 Khairunnisa Islami, Elly Delfia, M. Subarkah, Sowatul Islah, Sri Rahmi Gustina
